assalaamualaikum wr. wb.
Tulisan ini dimulai dengan judul yang cukup bombastis. Aku mencari Tuhan.
haruskah Tuhan di cari ???
pernahkah aku bertemu dengan yang aku cari,..?
Semakin di tanya semakin aku tak mengerti..
Kenapa Tuhan harus di cari… bukankah Tuhan itu dekat sekali…
Salahkah aku telah mencarinya…
Bukankah aku percaya bahwa dia itu ada…?
Bukankah segala permintaanku selalu di kabulkan Nya..?
Bahkan apa yang aku takminta pun selalu Dia berikan…
Oh betapa bodohnya akau harus mencariNya……
Sedang Diaada begitu dekat dengan ku. Dia yang selalu mengiringiku kemana aku pergi.
Dia yang selalu mengerakkanku ketika aku bergerak, ketika aku menulis…ketika aku berjalan….
Tapi kenapa aku harus mencarinya..
Aku mencarinya di dalam shalatku…
Tapi entah mengapa begitu sulit rasanya bertemu dengannya..
Tahu kah ayuhal blogger.dimana Tuhan berada ?
Semakin di cari semakin sulit mendapatkannya..
Haruskah dicari??
Haruskah dicariiiiiiiii??
Dimana ..?
kapan……?
dengan apa…?
cara bagaimana…??
Please deh..
wassalam
Posted by annots on 5 November 2007 at 11:01 am
::Tahu kah ayuhal blogger.dimana Tuhan berada ?::
Dia dekat sekali…
Ketika melihat matahari yang menyinari tanpa pilih kasih dengan cahayanya, “Siapa kah yang Maha Bercahaya”?
Ketika melihat bintang yang memberikan petunjuk kepada nelayan, “Siapakah yang Maha Memberikan Petunjuk?”
Kita tak dapat melihat-Nya, tapi kita bisa merasakan keberadaan-Nya.
Posted by Iwan on 6 Maret 2008 at 4:09 pm
Saya punya 3 anak laki. Paling tua SD klas lima. Paling kecil baru 10 bulan. Anak nomor 2 di kelas 1 SD.
Anak nomor 2, imajinasinya liar. Jika di komplek rumah saya listrik mati, dia berkata “Aku mau lihat Tuhan di langit”, sambil menyorotkan lampu senter ke bintang-bintang.
Syukurlah mereka tidak bertanya-tanya lebih spesifik..
Untuk kita sebagai orang dewasa, menerangkan kepada anak kecil tentang dimana Allah berada, barangkali bisa diandaikan seperti berikut.
” Seandainya kita punya aquarium kecil, dengan semua isi aquarium yang ada, ikan-ikan kecil itu adalah si Ojan, si Farid, dan si Andi. Kita yang di luar aquarium melihatnya adalah ‘Allah’… Apakah ikan-ikan itu bisa melihat kita ? ”
Kalau menurut saya sendiri, yang dimaksud langit itu haruslah langit dunia, bukan langit bumi saja. Dimana semua bintang, galaksi, dan sebagainya tidak ada lagi. Semua bintang, galaksi dll.-nya itu seperti semua yang ada di dalam aquarium.
Allah Maha Besar….
Allah Maha Melihat….
Allah Maha Pengasih…
Allah Maha Berkuasa….
Kita manusia, berada di dalam aquarium milik-Nya….
Perkembangan teknologi, selain berdampak positif dan negatif, juga ada hikmah lain yang diperoleh. Bayangkan setiap makhluk di dunia terkoneksi sempurna, seperti ‘internet’ langsung dengan provider Allah. Bukankah Dia amat dekat dan Maha Mengetahui…?
Saya pernah mengomentari ini di :
http://netlog.wordpress.com/2006/05/31/dimana-allah-berada/
Posted by iwansyamsumin on 9 Maret 2008 at 5:39 pm
Adalah pengetahuan. Pengetahuan yang dipupuk, ditumpuk…
Jika tidak tahu, kita dianggap tak perduli.
Jika mencari, banyak petunjuk tidak pasti.
Jika tahu, kita dianggap tersesat.
Nasihat sesungguhnya adalah :
“carilah Tuhan semampumu…”
Tuhan akan hadir di hadapan sebesar anggapanmu. Tapi Allah lebih besar dari semua anggapan.
Dapatkah anda bayangkan ada apa di luar ruang dunia, dimana planet, bintang, galaksi dan sebagainya tak ada lagi. Kemanapun kita memandang, disitu wajah Allah.
Apakah sulit memahami koneksi internet? Apabila tiap makhluk-Nya terkoneksi sempurna secara langsung dengan Khalik. Request-nya ada, Reply-nya tak disadari.
Bertanyalah kepada diri. Catatlah agar dapat dievaluasi. Jangan tunjukkan kepada siapapun. Carilah pandangan di luar. Kelak anda akan lihat betapa banyak petunjuk dan isyarat, yang tak mudah dikatakan kepada orang lain.
” Seandainya kita punya aquarium kecil, dengan semua isi aquarium yang ada, ikan-ikan kecil itu adalah si Ojan, si Farid, dan si Andi. Kita yang di luar aquarium melihatnya adalah ‘Allah’… Apakah ikan-ikan itu bisa melihat kita ? ”
Kita manusia, berada dalam aquarium milik-Nya….
Mudah-mudahan aku tidak dalam kesesatan.
Posted by yusah on 8 September 2011 at 5:10 pm
Akhirnya kutemukan Tuhan itu.. didalam Al-quran Allah telah berfirman: sesungguhnya Allah meliputi segala sesuatu. ya ibarat subuh tissuyang dimasukkan ke dalam gelas berisi air tentunya air akan meresap kedalam tissu dan tissu akan tenggelam didalam gelas. nah tissu itu adalah semua makhluk yang ada di dunia ini dan air itu itulah Tuhan…. mungkin demikianlah keberadaan Allah Tuhan kita. jadi kita tidak usah mencarinya karena Dia berada dan meliputi diri kita…