RANKING NILAI MID XII IPA 5 (NILAI RATA-RATA HARIAN DAN MID)

RANKING NILAI RATA-RATA HARIAN DAN MID KELAS XII IPA 5
SAMPAI DENGAN PERTENGAHAN SEMESTER GANJIL TAHUN PELAJARAN 2011/2012
NO NAMA Agama PKN INDO ING MAT FIS BIO KIM SEJ SENI PENJ TIK JEP SUN JUMLAH RANK
1 REYHAN WIYARTA SUNDAJI 87 68 75.8 84 80.4 92.8 91 86 70 91 71 78 92 72 1138 1
2 DESY AISYAH WULANDARI 82 83 76 82.3 76.4 84 88 76 72 88 68 77 96 86 1135 2
3 ELVA GIOVANI NURAHMAYANI 87 67 82 83.7 79.8 86 86 69 70 91 73 71 93 86 1124 3
4 FADHLAN FATHURRACHMAN 89 69 76.5 78.7 79.6 89.5 87 74 62 88 77 75 93 86 1123 4
5 DIAN  MEDINA PERMATASARI 83 83 78.5 80 79.6 82.8 80 67 72 90 68 79 95 83 1122 5
6 WULAN AGHNIA SALAM  G 88 67 79.5 79.7 82.2 84.3 84 71 72 91 73 72 90 88 1122 6
7 ATIK RACHMAWATI AZIEZAH 87 79 75.3 78.3 79.8 81.5 81 71 68 89 73 81 98 80 1121 7
8 MAYANG SARI ISWARA 88 75 77.5 83.7 79.8 82.5 79 66 72 86 73 75 94 86 1118 8
9 UTAMI NUR CITRA YANTI 87 70 77.8 88.3 78.4 82.3 86 69 66 87 71 76 95 80 1113 9
10 FINA BELIA BESTARI 87 67 79.3 79.7 78.8 85 78 67 76 90 71 77 95 80 1110 10
11 SYIVA FATHONAH 88 74 77 83.7 79.6 83.3 79 55 76 90 73 72 95 83 1109 11
12 NURUL YUNIAR 87 78 74.8 78.3 80 83.3 80 63 66 95 73 77 94 79 1109 12
13 KARIN ROSALINA PUTRI 85 62 79.8 82.3 79.2 85.8 78 68 68 91 75 72 95 84 1106 13
14 RESI ROHAYATI 87 62 77.3 82.3 80.6 79.5 81 70 68 93 73 77 90 85 1105 14
15 EVA FEBRINA 88 70 79.8 78 78.6 80.5 76 70 68 88 73 72 97 83 1102 15
16 KOSHA JAGADHITA 86 70 75.8 82.3 76.6 78.3 85 63 68 89 72 78 98 79 1100 16
17 INDA ANDIANI 85 72 74 71.3 79.6 86.8 84 62 66 84 73 76 97 89 1098 17
18 MADYASTI PUTRI PUSPASERUNI 88 67 75.8 71.7 79 79.3 84 72 68 89 72 73 95 83 1096 18
19 YUNITA WIDIA 88 74 75.5 83.7 80.6 82.5 72 47 72 92 73 76 95 81 1091 19
20 NURLAILY SRI UTAMI 85 77 75 84 79.8 80 75 56 64 90 73 78 97 76 1090 20
21 THOMAS GREDIA SAPUTRA 47 83 79.3 86.3 82 86.5 91 76 68 74 78 74 81 83 1089 21
22 DESI RATNASARI 77 69 73.5 76.3 80.4 83 88 71 68 88 66 71 98 81 1089 22
23 RIFFA MARTIANA SYAFITRI 85 73 79 79.7 72.2 81.8 83 80 36 87 68 77 97 87 1086 23
24 NADYA ADYNDA PUTRI 88 62 77 82.3 77.6 84 66 59 74 84 73 73 97 84 1081 24
25 NOVITA SARI 87 75 75.8 82.3 81 83.5 78 42 72 87 73 72 92 78 1078 25
26 INNEKE AMALIA 83 67 81 77 79.6 81 76 56 60 85 74 78 95 83 1076 26
27 GERRY APRIAWAN FIRDAUSI S 85 60 77 83.7 78.2 85 78 51 72 85 75 76 93 71 1069 27
28 DZAKWAN FADHIL 86 72 77.8 83.7 80.6 82.5 77 47 70 88 73 71 94 67 1068 28
29 YUSTIANA WAHYUDI 86 62 73 83.7 80.4 81.3 84 59 70 89 71 72 93 63 1067 29
30 ALFIAN TSANI 84 70 76.8 81 80.4 81.8 81 46 68 84 72 77 98 64 1064 30
31 RAHADIAN OKTAVIANTO  P 86 77 74.3 82.3 80.6 79.5 80 53 66 87 55 74 93 77 1064 31
32 KIKI KURNIASIH 84 67 75.5 77 76 78.5 79 53 62 87 68 77 98 80 1063 32
33 MUHAMMAD ZIKO RIZKYARGO 87 74 77.8 70.3 81.6 78.8 70 55 66 87 70 77 94 59 1047 33
34 ADLIZAR SUBHAN 86 64 78.8 66.3 76.2 80.5 82 65 66 86 50 69 87 83 1038 34
35 BERLIAN HARYOBUONO 72 68 78.5 80.3 79.4 81.3 74 53 70 89 57 67 97 63 1030 35
36 HAFIDZI HIDAYAT 87 75 76.3 69.7 79.4 78.8 77 35 76 86 51 75 97 64 1025 36
37 NAUFAL AZHAR IRSALI 85 67 79.3 82 80.6 76.8 80 40 36 86 55 72 97 80 1016 37
38 HADYAN FAKHRI 83 60 75.5 73.7 77.8 78.5 84 74 64 86 13 67 93 80 1009 38
39 HUSNA HADIYAN 87 57 76.5 73 79 79.8 83 43 66 86 13 77 97 83 999 39
40 HADIYAN FAUZAN 81 67 72.5 69.7 76.2 69.8 68 49 56 86 54 58 78 78 962 40
41 TIARA GALIH PERTIWI 83 72 53.3 82 76.2 73.5 71 38 36 82 68 70 81 77 961 41
42 RYAN PURNAMA 86 65 54.3 80.3 78.8 62.5 76 30 34 89 71 69 88 62 945 42

MUALAF

KABAR GEMBIRA BAGI ORANG YANG BERIMAN, KITA MEMILIKI SAUDARA BARU NIY….
Senin, 23 Maret 2009
Konsep Trinitas Tak Masuk Akal, Kathryn Memilih Islam
Image
Kathryn Bouchard dibesarkan dalam lingkungan keluarga Katolik yang moderat. Kedua orangtuanya adalah guru sekolah Katolik. Hubungan antar keluarg mereka terbilang akrab satu sama lain.

Kathryn yang asal Kanada menghabiskan masa remajanya di London dan Ontario. Seperti penganut Katolik lainnya, ia pergi ke gereja setiap hari minggu, sekolah di sekolah Katolik hingga ke jenjang universitas.

Kathyrn kuliah di Brescia University College, sebuah perguruan tinggi Kristen khusus perempuan yang berafiliasi dengan Universitas Western Ontario.

“Meski saya dibesarkan dalam lingkungan Katolik, orangtua mendorong saya untuk berteman dengan beragam orang dari berbagai latar belakang dan boleh menanyakan apa saja berkaitan dengan kehidupan dan agama,” kata Kathryn.

Konsep Trinitas Yang Tak Masuk Akal
Ia mulai mempelajari agama-agama dalam usia yang relatif masih mudah ketika ia berusia 16 atau 17 tahun dan masih duduk di sekolah menengah. Kathryn mengatakan, ia tidak mau menjadi bagian dari sebuah agama hanya karena ia sudah menganut agama itu sejak ia dilahirkan. Itulah sebabnya, Kathryn tidak sungkan mempelajari beragam agama mulai dari Hindu, Budha sampai Yudaisme. Ketika itu, ia hanya sedikt saja mengeksplorasi agama Islam.

Alasan Kathryn mempelajari beragam agama, salah satunya karena banyak hal dalam ajaran Katolik yang tidak dipahami Kathryn. “Kami sering kedatangan pendeta di sekolah dan kami melakukan pengakuan dosa. Saya pernah bertanya pada seorang pendeta,’Saya betul-betul tidak paham dengan konsep Trinitas. Bisakah Anda menjelaskannya?’ Tapi pendeta itu menjawab ‘Yakini saja’. Mereka tidak memberikan jawabannya,” tutur Kathryn.

Ia belum mendapatkan jawaban yang memuaskan tentang konsep Trinitas dalam agama Kristen, hingga ia di bangku kuliah dan mempelajari berbagai ilmu di seminari dan mempelajari teologi agama Katolik.

“Jika saya menanyakan tentang Trinitas, mereka akan menjawab ‘ayah dan ibumu saling mencintai, ketika mereka memiliki anak, itu seperti tiga dalam satu dengan identitas berbeda’.

Jadi, banyak sekali analogi yang diberikan untuk menjelaskan bagaimana Yesus bisa menjadi Tuhan dan menjadi anak Tuhan dan menjadi dirinya sendiri. Saya pikir banyak penganut Kristen yang menerima konsep ini tanpa memahaminya, ” ujar Kathryn.

Ia lalu menanyakan konsep Trinitas ke beberapa temannya dan ia mendapat jawaban bahwa konsep Trinitas ada dan ditetapkan sebagai dasar kepercayaan dalam agama Kristen setelah Yesus wafat.

Sebuah jawaban yang mengejutkan Kathryn, karena itu artinya semua dasar dalam ajaran Kristen adalah ciptaan manusia. Yesus semasa hidupnya tidak pernah bilang dirinya adalah anak Tuhan dan tidak pernah mengatakan bahwa dirinya Tuhan.

“Saya membaca Gospel Mathias pertama dan dalam Gospel itu Yesus tidak direferensikan sebagai anak Tuhan, tapi anak seorang manusia. Tapi dalam Gospel yang ditulis setelah Yesus wafat, banyak sekali disebutkan bahwa Yesus adalah anak Tuhan. Dan disebutkan pula bahwa ada alasan politis dibalik argumen konsep Trinitas,” papar Kathryn.

Yesus & Tuhan (Allah), 2 oknum yang berbeda
Ia melanjutkan,”Saya juga menemukan bahwa Yesus berdoa dan memohon pertolongan pada Tuhan. Jika Yesus minta pertolongan pada Tuhan, lalu bagaimana Yesus bisa menjadi Tuhan. Ini tidak masuk akal buat saya.”

Mengenal Islam

Setelah menyelesaikan studinya di Ontario, Kathryn pindah ke Montreal dan di kota ini ia bertemu dengan banyak Muslim dari berbagai latar belakang mulai dari Eropa, Afrika dan Karibia. Keberagaman ini membuka mata Kathryn bahwa pemeluk Islam ternyata berasal dari berbagai latar belakang kebangsaaan. Fakta ini mendorongnya untuk lebih banyak belajar tentang Muslim dan latar belakang mereka.

Kathryn mulai membaca banyak referensi tentang Islam. Tapi ia menemukan bahwa contoh-contoh ekstrim tentang Islam di internet sehingga ia sempat berkomentar “Saya tidak mau menjadi bagian dari agama ini (Islam).” Oleh sang ayah, Kathryn disuruh terus membaca karena menurut sang ayah, dalam banyak hal sering terjadi salah penafsiran.

Kathryn pun melanjutkan pencariannya tentang Islam. Ia bergabung dengan situs “Muslimahs”, sebuah situs internasional yang beranggotakan para Muslimah maupun para mualaf dari berbagai negara. Dari situs inilah ia banyak belajar dan bertanya tentang Islam.

Kathryn mengatakan banyak hal yang ingin ia ketahui tentang ajaran Islam. Misalnya, apa saja persamaan dan perbedaan ajaran Islam dan Kristen, bagaimana posisi Yesus dalam Islam, siapa Nabi Muhammad, masalah poligami dan berbagai isu Islam yang muncul pasca serangan 11 September 2001 di AS.

Selama kuliah di Montreal, Kathryn belajar banyak hal tentang Islam. Ketika ia pulang ke London, orangtuanya mengira bahwa Kathryn hanya rindu kembali ke rumah dan bukan untuk memperdalam minatnya pada Islam. Kathryn lalu membeli al-Quran dan buku-buku hadist. Pada ayahnya, ia bilang bahwa al-Quran bukan buatan manusia, ketika membaca al-Quran sepertinya Tuhan sedang bicara pada kita.

“Anda merasa bahwa ada juga kebenaran yang ditulis dalam alkitab, tapi Anda tidak akan merasa bahwa itu semua tidak ditulis langsung oleh Tuhan. Sedangkan al-Quran, Anda akan merasakan kebenaran yang sesungguhnya,” ujar Kathryn.

“Saya juga menemukan banyak ilmu pengetahuan yang sudah lebih dulu diungkap oleh al-Quran dan baru muncul kemudian dalam kehidupan manusia. Saya pikir, al-Quran diturunkan pada manusia dengan tingkat emosional dan logis. Islam mendorong umatnya untuk berpikir dan mencari ilmu,” sambung Kathryn.

Kathryn pun mulai belajar salat, datang ke ceramah-ceramah agama dan mengontak masjid terdekat untuk mencari informasi apakah masjid itu punya program untuk orang-orang sepertinya dirinya, yang berminat pada agama Islam.

“Pertama kali saya masuk ke masjid, saya menangis. Saya merasakan ada energi yang begitu besar yang tidak saya rasakan ketika saya ke gerejat,” kisah Kathryn yang kemudian belajar membaca al-Quran di masjid itu. Ia terus belajar dan bergaul dengan para warga Muslim. Sedikit demi sedikit, Kathryn bisa mengubah gaya hidupnya.

Ditanya apakah orangtuanya keberatan dengan perubahan dirinya. Kathryn mengaku butuh waktu cukup panjang untuk meyakinkan orangtuanya bahwa ia tidak menjauh dari keluarganya jika memeluk Islam.

Mengucap Dua Kalimat Syahadat

pengajian di Islamic Center bimbingan Dr Munir El-Kassem
Kathryn mengungkapkan bahwa ia sendiri tidak pernah menyangka akhirnya memutuskan masuk Islam dan itu semua terjadi begitu saja. Saat itu, di bulan Juni tahun 2008, seperti biasanya ia datang ke pengajian mingguan di sebuah Islamic Center. Ia sama sekali berniat mengucapkan dua kalimat syahadat hari itu. Tapi ketika ia tiba di gedung Islamic Center, banyak sekali orang-orang yang telah ia kenal hadir.

Hari itu, tema pengajian adalah umrah. Banyak anak-anak muda Muslim yang datang dan menceritakan pengalaman mereka ikut umrah serta bagaimana hidup mereka berubah setelah umrah. Pengajian dibimbing oleh Dr Munir El-Kassem. Saat Dr El-Kassem bertanya apakah ada diantara para hadirin yang ingin mengajukan pertanyaan, Kathryn dengan spontan mengangkat tangan dan berkata,”Bisakah saya mengucapkan syahadat?” Kathryn sempat kaget sendiri dengan pertanyaan itu karena ia merasa tidak merencanakannya. Semua terjadi begitu saja, spontan.

“Seketika ruangan menjadi sunyi dan saya pikir Dr El-Kassem juga terkejut. Saya memang mengenakan kerudung setiap kali datang pengajian sebagai bentuk penghormatan saya pada Islam. Dr El-Kassem lalu meminta saya maju ke depan dan menceritakan di depan hadirin bagaimana saya bisa sampai pada Islam,” tutur Kathryn.

Kathryn mengaku gemetar ketika mengucapkan dua kalimat syahadat. “Tapi saya merasa hati saya begitu lapang, penuh dengan cahaya ibarat sebuah pintu hati yang terbuka. Saya mereka sudah mengambil jalan yang benar,” ungkap Kathryn.

Itulah hari bersejarah bagi Kathryn, hari dimana ia memulai kehidupan sebagai seorang Muslimah. Tahun pertama menjalankan puasa di bulan Ramadhan, diakui Kathryn sangat berat. Namun ia merasa bahagia setelah menjadi seorang Muslim. Kathryn mengaku hidupnyan lebih teratur, disiplin dan sehat karena ia tidak lagi makan daging babi dan minum minuman beralkohol. Kathryn juga mengatakan bahwa ia kini tahu apa sebenarnya tujuan dan mau kemana arah hidupnya.

sumber : (ln/iol/readislam/eramuslim)

Galau

Sebuah cerita tentang kehidupan.

Adakalanya kita berada diatas dengan posisi strategis dan adakalanya juga kita harus berada di bawah.

Diasaat kita berada di bawah tentu saja ada begitu banyak masalah yang dihadapi. Masalah yang utama adalah masalah keuangan tentunya.

Demikianlah yang kuhadapi saat ini dimana masalah ekonomi demikian. mendominasi apa pasal?

Entah mengapa akhir-akhir ini begitu banyak kegiatan bisnis yang banyak menyedot modal dan tabungan ku. Bermula dari ajakan Mr Uju untuk ekspansi bisnis  perkebunan yang terletak di purwakarta, tepatnya kebun alba. tanpa pikir panjang aku pun menyetujui  dan sudah hampir mencapai 30 juta uang kukeluarkan untuk bisnis ini. dan uang itu kudapatkan dengan mengambil/ meminjam dari berbagai sumber yang tentu saja merepotkan diri sendiri juga. Tapi hanya satu harapanku aku bisa berhasil di bisnis ini.

Ya Allah berilah kemudahan dan kelancaran dalam melaksanakan usaha ini. Aku yakin dengan bisnis ini akan berhasil… Alhamdulillah makasih ya Allah atas semua kesempatan yang telah kau berikan. walaupun disaat -saat sekarang aku masih dalam himpitan ekonomi terutama setelah tidak menjabat lagi sebagai tim manajemen di SMA N 22. ditambahlagi beban baru harus menyekolahkan si cikal di UNPAD jurusan Fak Kedokteran Gigi. Disamping itu banyak tuntutan dari adik-adik yang juga dalam kesuliatan ekonomi.

Orang yang mengatakan
bahwa berubah itu sulit
adalah orang yang sedang
mempertahankan keadaan yang
sekarang sedang dikeluhkannya.

Apakah dibutuhkan mental yang kuat
untuk berubah? 

Tidak.

Yang dibutuhkan adalah kesediaan logis
untuk meninggalkan kebiasaan yang
terbukti hanya menyulitkan.

Maka tinggalkanlah sikap dan cara-cara
yang hanya menjadikan Anda korban
dalam keadaan yang Anda buat sendiri.

Mario Teguh

Dalam Sebuah surat di dalam kitab Suci Al-Quran : Allah telah berfirman bahkan sampai diulang 2 kali untuk meneguhkan pernyataanNya. :

Inna maal Usri Yusro..Fainnamaal Usri Yusro: Sesungguhnya setelah kesulitan itu pasti akan datang kemudahan. Ingatlah maka sesungguhnya setiap satu kesulitan itu diapit oleh dua kemudahan.

Jadi tunggu apa lagi.. optimislah…!

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.